Tuesday, August 23, 2016



PERKEMBANGAN BUDAYA ORGANISASI
PEREKAYASAAN BUDAYA ORGANISASI
Ada dua pandangan yang bersebranganm mengenai proses terbentuknya budaya organisasi. Di satu pihak ada para ahli yang sependapat bahwa budaya organisasi tidak dapat direkayasa, di antaranya Umar Kayam dan Franz Magnis-Suseno. Di pihak lain, ada pakar yang ragu-ragu, di antaranya Rachmad A. Triono. Selain itu, ada pakar yang sependapat bahwa budaya perusahaan dapat direkayasa, diantaranya Sjamsir Kadir dan Yio Cheki.
Di pihak lain, Kadir (1996:26) faktor-faktor pembentuk budaya dalam perusahaan yang baik, antara lain:
1.      Proses rekrutmen, penempatan dan pengembangan SDM yang terencana
2.      Penetapan sistem gaji dan pengupahan yang layaj dan bersaing
3.      Penciptaan lingkungan kerja yang menarik dan kondusif (fisik,intelektual,ataupun nasional)
4.      Program pendidikan dan pelatihan yang terencana
5.      Pembinaan kerohanian dan kegiatan sosial
6.      Penentuan tujuan dan sasaran yang jelas
TUMBUH DAN BERKEMBANGNYA BUDAYA ORGANISASI
Tumbuh kembangnya budayan organisasi dapat di capai melalui beberapa tahapan, sebagai berikut:
1.      Pendiri memiliki gagsan yang beruoa visi dan misi organisasi
2.      Pemilik berusaha mewujudkan gagasan tersebut dengan menepatkan orang-orang kepercayaan pada posisi strategis dan menetukan kebijakan strategis melalui penerapan konsep Requisite Organization (RO)
3.      Orang kepercayaan mengawali dangan serangkaian tindakan nyata untuk menumbuh kembangkan perusahaan
4.      Orang-orang lain dibawa ke dalam perusahaan untuk berkarya secara bersama-sama dengan pemilik, staf administrasi, dan buruh
Data dan informasi dari lapangan menunjukan karakteristik budaya kecil(subculture) perusahaan, yaitu:
1.      Pada bururh mempertahankan kualitas dan kuantitas hasil kerja untuk memperoleh pendapatan yang maksimal
2.      Pada manajer menengah tampak bahwa posisinya menjembatani atasandengan bawahan pihak lain
3.      Pada direktur utama dan komisaris bekerja keras untuk merebut pasar global, namun tetap mempertahankan jiwa perusahaan kecil melalui peran sosialnya memperdayakan ekonomi kerakyatan
PERAN DAN STRUKTUR MANUSIA DALAM PERKEMBANGAN BUDAYA ORGANISASI
Ada 6 aspek yang dijadikan pusat perhatian para ahli, yaitu:
1.      Koseptualisai john P.Kotterdan James L. dikatakansebagaiseperangkatnilai, norma, presepsi, danpolaperilaku yang diciptakanataudikembangkandalamsebuahperusahaan
2.      KoseptualisasiGedePramamengenaikeberadaanbudayaorganisasi yang di ikatkansebagigincudansabunmandi
3.      KenseptualisasiYioCheki, RachmadA.Triyono, Richard C. Snyder dan Stephen Robbins mengenaiperekayasaanbudayaorganisasi
4.      Konseptualisasi Umar KayamdanSjamsirKadirmengenaibudayaorganisasisebagaisuatu proses dialektika yang dinamis
5.      Konseptualisasi Umar Kayammengenaibudayorganisasisebagairefleksibudaya
6.      Konseptualisasi Franz Magnis-Susenomengenaibudayorganisasisebagaipemerkuatorganisasidalammenghadapitantangan.
Ada dualism konsepmengenaibudayaorganisasi.Yaitudaripandanganbudaymeterilbersumberdarikosepkoentjaraningrat. Di pihaklain, pandangankognitifbersumberdarikonsep James P.Spradleydan Ward H.Goodenough
Karakteristikbudayaperusahaan, yaitu:
1.      Merupakanhasilbelajrdalampargaulan social dantidakadahubunganyadenganketurunanatauciri-ciribiologis
2.      Merupakan system nilai yang dianutdandihayatibersamaolehsegenapanggotakelompok social
3.      Hidupdarigenerasikegenerasi
4.      Mengandungsifatsimbolisdanmunculatasdasarkemampuas orang-orang dalammenciptakan lambing yang mengandungnilai
5.      Menunjuukanpola, keteraturan, danterintegrasisebagaisuatukebulatan
6.      Mempunyaikemampuanadaptifataudapatberubah, karenamerupakanmanifestasidarimekanismeadaptasidenganlingkungan
PREFERENSI MANAJER DAN KARYAWAN DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA ORGANISASI
Pilihanburuhdanpengusahadalambudayaperusahaan, meliputi :
1.      Produksi
2.      Pasar
3.      System organisasi
4.      Teknologi
5.      Lingkungan (internal daneksternal)
PERUBAHAN DAN PERBAIKAN BUDAYA ORGANISASI
Implikasipenundaanperubahanbudayaorganisasidapatbervariasi, adalah:
1.      Rendahnya moral staff
2.      Pergantian staff tinggi
3.      Meningkatnyakeluhanpelanggan
4.      Kehilanganbisnisdanpeluang
5.      Rendahnyaresponterhadapperubahan
6.      Lambatnyaresponterhadapperubahan
7.      Rusaknyakinerjakinerjaperusahaan
8.      Perilakudanpraktiktidaksehat di tempatkerja
Untukitudiperlukanlangkah-langkahmenujuperubahanorganisasidengancara :
1.      Menetapkanvisiyangjelasdanarahstrategis
2.      Mengembangkanpengukurankinerja yang jelas
3.      Tindaklanjutmenujupadapencapaiantujuanmengharigaikinerjaatasdasarkeadilan
4.      Menghapuskanpolitikdalamperussahaan
5.      Mengembangkantaem spirit yang kuatmelaluisejumlah core values
Budayaorganisasidapatdibuatdandiubah.Banyakaspekdanpelajarandapatdiperolehdariusahaperubahanbuadayaorganisasi, antara lain:
1.      Perubahanharus di mualidenganperubahanpola piker
2.      Organisasi yang suksesmenpunayibudayaorganisasi yang sejalandenganvisi, misi, tujuan, strategidanlingkungan
3.      Kebijakanprosedurdanpraktikharuskonsistendenganbudayabaru
4.      Untukmendapatkanbudayaorganisai yang baikmemerlukanrasionalitas yang kuat
5.      Untukmemastikanterjadinyaasimilasibudaya di seluruhorganisasi, program perubahanbudayaharusmemanfaatkanberbagaimekanismetransisibudaya
6.      Untukmencapaiperubahanbudaya yang mendalamdanberkelanjutanmemerlukanpendekatanpertisipatif
7.      Komitmendaripimpinanpuncakadalahsemangatpentinguntukkeberhasilanperubahanbudaya
8.      Untukmempercepatperubahanbudaya, perlumelibatkan opinion leader
9.      Perludiciptakanmimpi yang kuatdaribudayabaru
10.  Kenalidanperkuatkeberhasilanperubahanlebihdinidan sering