PERKEMBANGAN
BUDAYA ORGANISASI
PEREKAYASAAN BUDAYA ORGANISASI
Ada dua pandangan yang bersebranganm mengenai proses
terbentuknya
budaya organisasi. Di satu pihak ada para ahli yang sependapat bahwa budaya
organisasi tidak dapat direkayasa, di antaranya Umar Kayam dan Franz
Magnis-Suseno. Di pihak lain, ada pakar yang ragu-ragu, di antaranya Rachmad A.
Triono. Selain itu, ada pakar yang sependapat bahwa budaya perusahaan dapat
direkayasa, diantaranya Sjamsir Kadir dan Yio Cheki.
Di pihak lain, Kadir (1996:26) faktor-faktor pembentuk
budaya dalam perusahaan yang baik, antara lain:
1.
Proses rekrutmen,
penempatan dan pengembangan SDM yang terencana
2.
Penetapan sistem
gaji dan pengupahan yang layaj dan bersaing
3.
Penciptaan
lingkungan kerja yang menarik dan kondusif (fisik,intelektual,ataupun nasional)
4.
Program pendidikan
dan pelatihan yang terencana
5.
Pembinaan
kerohanian dan kegiatan sosial
6.
Penentuan tujuan
dan sasaran yang jelas
TUMBUH DAN BERKEMBANGNYA BUDAYA ORGANISASI
Tumbuh kembangnya budayan organisasi dapat di capai
melalui beberapa tahapan, sebagai berikut:
1.
Pendiri memiliki
gagsan yang beruoa visi dan misi organisasi
2.
Pemilik berusaha
mewujudkan gagasan tersebut dengan menepatkan orang-orang kepercayaan pada
posisi strategis dan menetukan kebijakan strategis melalui penerapan konsep
Requisite Organization (RO)
3.
Orang kepercayaan
mengawali dangan serangkaian tindakan nyata untuk menumbuh kembangkan
perusahaan
4.
Orang-orang lain
dibawa ke dalam perusahaan untuk berkarya secara bersama-sama dengan pemilik,
staf administrasi, dan buruh
Data dan informasi dari lapangan menunjukan karakteristik
budaya kecil(subculture) perusahaan, yaitu:
1.
Pada bururh mempertahankan
kualitas dan kuantitas hasil kerja untuk memperoleh pendapatan yang maksimal
2.
Pada manajer
menengah tampak bahwa posisinya menjembatani atasandengan bawahan pihak lain
3.
Pada direktur utama
dan komisaris bekerja keras untuk merebut pasar global, namun tetap
mempertahankan jiwa perusahaan kecil melalui peran sosialnya memperdayakan
ekonomi kerakyatan
PERAN DAN STRUKTUR MANUSIA DALAM PERKEMBANGAN BUDAYA
ORGANISASI
Ada 6 aspek yang dijadikan pusat perhatian para ahli,
yaitu:
1.
Koseptualisai john
P.Kotterdan James L. dikatakansebagaiseperangkatnilai, norma, presepsi,
danpolaperilaku yang diciptakanataudikembangkandalamsebuahperusahaan
2.
KoseptualisasiGedePramamengenaikeberadaanbudayaorganisasi
yang di ikatkansebagigincudansabunmandi
3.
KenseptualisasiYioCheki,
RachmadA.Triyono, Richard C. Snyder dan Stephen Robbins
mengenaiperekayasaanbudayaorganisasi
4.
Konseptualisasi Umar
KayamdanSjamsirKadirmengenaibudayaorganisasisebagaisuatu proses dialektika yang
dinamis
5.
Konseptualisasi Umar
Kayammengenaibudayorganisasisebagairefleksibudaya
6.
Konseptualisasi Franz
Magnis-Susenomengenaibudayorganisasisebagaipemerkuatorganisasidalammenghadapitantangan.
Ada
dualism konsepmengenaibudayaorganisasi.Yaitudaripandanganbudaymeterilbersumberdarikosepkoentjaraningrat.
Di pihaklain, pandangankognitifbersumberdarikonsep James P.Spradleydan Ward
H.Goodenough
Karakteristikbudayaperusahaan,
yaitu:
1. Merupakanhasilbelajrdalampargaulan
social dantidakadahubunganyadenganketurunanatauciri-ciribiologis
2. Merupakan
system nilai yang dianutdandihayatibersamaolehsegenapanggotakelompok social
3. Hidupdarigenerasikegenerasi
4. Mengandungsifatsimbolisdanmunculatasdasarkemampuas
orang-orang dalammenciptakan lambing yang mengandungnilai
5. Menunjuukanpola,
keteraturan, danterintegrasisebagaisuatukebulatan
6. Mempunyaikemampuanadaptifataudapatberubah,
karenamerupakanmanifestasidarimekanismeadaptasidenganlingkungan
PREFERENSI MANAJER DAN KARYAWAN DALAM MEMPERTAHANKAN
BUDAYA ORGANISASI
Pilihanburuhdanpengusahadalambudayaperusahaan,
meliputi :
1. Produksi
2. Pasar
3. System
organisasi
4. Teknologi
5. Lingkungan
(internal daneksternal)
PERUBAHAN DAN PERBAIKAN BUDAYA ORGANISASI
Implikasipenundaanperubahanbudayaorganisasidapatbervariasi,
adalah:
1. Rendahnya
moral staff
2. Pergantian
staff tinggi
3. Meningkatnyakeluhanpelanggan
4. Kehilanganbisnisdanpeluang
5. Rendahnyaresponterhadapperubahan
6. Lambatnyaresponterhadapperubahan
7. Rusaknyakinerjakinerjaperusahaan
8. Perilakudanpraktiktidaksehat
di tempatkerja
Untukitudiperlukanlangkah-langkahmenujuperubahanorganisasidengancara
:
1. Menetapkanvisiyangjelasdanarahstrategis
2. Mengembangkanpengukurankinerja
yang jelas
3. Tindaklanjutmenujupadapencapaiantujuanmengharigaikinerjaatasdasarkeadilan
4. Menghapuskanpolitikdalamperussahaan
5. Mengembangkantaem
spirit yang kuatmelaluisejumlah core values
Budayaorganisasidapatdibuatdandiubah.Banyakaspekdanpelajarandapatdiperolehdariusahaperubahanbuadayaorganisasi,
antara lain:
1. Perubahanharus
di mualidenganperubahanpola piker
2. Organisasi
yang suksesmenpunayibudayaorganisasi yang sejalandenganvisi, misi, tujuan,
strategidanlingkungan
3. Kebijakanprosedurdanpraktikharuskonsistendenganbudayabaru
4. Untukmendapatkanbudayaorganisai
yang baikmemerlukanrasionalitas yang kuat
5. Untukmemastikanterjadinyaasimilasibudaya
di seluruhorganisasi, program perubahanbudayaharusmemanfaatkanberbagaimekanismetransisibudaya
6. Untukmencapaiperubahanbudaya
yang mendalamdanberkelanjutanmemerlukanpendekatanpertisipatif
7. Komitmendaripimpinanpuncakadalahsemangatpentinguntukkeberhasilanperubahanbudaya
8. Untukmempercepatperubahanbudaya,
perlumelibatkan opinion leader
9. Perludiciptakanmimpi
yang kuatdaribudayabaru
10. Kenalidanperkuatkeberhasilanperubahanlebihdinidan
sering
No comments:
Post a Comment